Kawal Waktu Subuh, Trio Personil Polsek Belitang I Jaga Ketat Empat Desa dari Gangguan Kamtibmas

Kawal Waktu Subuh, Trio Personil Polsek Belitang I Jaga Ketat Empat Desa dari Gangguan Kamtibmas

Intensifkan KRYD Pagi Hari Guna Jamin Keamanan Warga yang Mulai Memulai Aktivitas Ekonomi

OKU TIMUR – Konsistensi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di jam-jam rawan menjelang fajar terus dibuktikan oleh jajaran Polsek Belitang I, Polres OKU Timur. Pada Kamis pagi, 11 Juni 2026, mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 05.30 WIB, personil Polsek Belitang I bergerak melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah preventif ini diambil sebagai komitmen nyata untuk memberikan rasa aman bagi warga yang memulai aktivitas subuh dan meminimalisir celah kriminalitas.

Lima Agenda Prioritas Disisir Sekaligus Melalui Rute Patroli Lintas Pemukiman

Patroli subuh ini digawangi oleh tim lapangan yang solid beranggotakan tiga personel berpengalaman, yaitu Bripka Rudi Setiawan, SE., Bripka Bambang Sukriyadin, SH., dan Brigpol Nopriyadi Tikawari. Dengan mengendarai armada patroli, tim bergerak dinamis menyisir empat wilayah desa secara bergantian, meliputi Desa Gumawang, Desa Tegal Rejo, Desa Bedilan, dan Desa Sidogede.

Dalam durasi satu setengah jam yang intensif tersebut, petugas secara taktis mengawal 5 (lima) agenda utama sekaligus, yang mencakup patroli jalan raya, penyampaian himbauan Kamtibmas secara langsung kepada warga, sosialisasi tertib berlalu lintas demi keselamatan, pengawasan ketat di daerah rawan, hingga patroli khusus sebagai langkah antisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor).

Rapor Hijau di Akhir Tugas: Wilayah Hukum Dipastikan Bersih, Aman, dan Kondusif

Kehadiran aktif petugas berseragam di lapangan terbukti ampuh menyurutkan niat para pelaku pelanggaran hukum untuk melancarkan aksinya di waktu fajar. Berdasarkan laporan resmi yang diteruskan kepada Kapolres OKU Timur, hasil penindakan terhadap berbagai potensi penyakit masyarakat dinyatakan bersih atau Nihil—termasuk premanisme, sajam, senpi, narkoba, miras, hingga keberadaan kendaraan (R2 dan R4) tanpa dokumen resmi. Situasi di keempat desa terpantau aman, tertib, dan sepenuhnya terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *